VISI, MISI, DAN TUJUAN SATUAN PENDIDIKAN
A. VISI
Kurikulum Satuan Pendidikan SMP Negeri 1 Ambarawa disusun dan disesuaikan dengan kebutuhan dan
potensi yang ada di sekolah. Sekolah sebagai
unit penyelenggara pendidikan juga harus memperhatikan perkembangan dan
tantangan masa depan diantaranya adalah: perkembangan ilmu pengetahuan dan
teknologi, globalisasi yang memungkinkan sangat cepatnya arus perubahan,
mobilitas antar dan lintas sektor serta tempat, era informasi, pengaruh
globalisasi terhadap perubahan perilaku dan moral manusia, berubahnya kesadaran
masyarakat dan orang tua terhadap pendidikan, era perkembangan teknologi. Tantangan dan peluang itu
harus direspon oleh SMP Negeri 1 Ambarawa, sehingga visi sekolah diharapkan
sesuai dengan arah perkembangan tersebut.
Sebagai bagian
dari komitmen untuk membangun generasi penerus bangsa yang berkarakter, SMP
Negeri 1 Ambarawa mengusung visi yang berlandaskan pada 8 dimensi profil
lulusan. SMP Negeri 1 Ambarawa berkomitmen menjadi wadah untuk mempersiapkan murid menjadi pemimpin masa depan
yang bermartabat dan berkontribusi positif bagi masyarakat dan bangsa. Adapun
Visi SMP Negeri 1 Ambarawa adalah:
“Terciptanya warga sekolah
yang GUMILANG JAYA (Gotong Royong,
Unggul, Mandiri, Beriman, Peduli Lingkungan, Jujur, Aman, dan Berbudaya)”
Dalam mewujudkan
Visi SMP Negeri 1 Ambarawa, ditetapkan indikator pencapaian yang sejalan dengan
Standar Kompetensi Lulusan SMP/MTs Capaian 8 Dimensi Profil Lulusan (Permendiknas Nomor 10 Tahun 2025) sebagai
berikut:
1. Gotong Royong
a. Kolaborasi menunjukan sikap
dan tindakan peduli dan berbagi, bekerjasama
dalam keragaman dan berkontribusi dalam kegiatan bersama di satuan
pendidikan dan masyarakat.
b. Mewujudkan kerja sama yang
harmonis antar warga sekolah dan lembaga lain yang terkait.
c. Menjamin hak belajar setiap
anak tanpa terkecuali termasuk anak yang berkebutuhan khusus (inklusi) dalam
proses pembelajaran yang menjunjung tinggi nilai gotong royong.
d. Menciptakan partisipasi aktif
orang tua dan masyarakat dalam keberagaman yang mewadahi kreativitas murid yang
berjiwa kompetitif.
e. Menumbuhkembangkan budaya
gotong royong, saling asih, asah dan asuh kepada seluruh warga sekolah melalui
kegiatan-kegiatan yang diselenggarakan sekolah.
f.
Meningkatkan gotong royong dalam mewujudkan kegiatan sekolah
adiwiyata, sekolah sehat dan sekolah ramah anak.
g. Membiasakan warga sekolah
untuk peduli dan berbagi.
h. Mewujudkan pendidikan yang
mengedepankan kolaborasi dalam komunitas belajar sepanjang hayat yaitu guru,
murid, dan orang tua.
1) Membuka ruang kelas (open class) untuk guru lain bisa saling
melihat dan belajar proses pembelajaran di kelas.
2) Mengaktifkan kegiatan MGMP
sekolah untuk forum diskusi dalam merencanakan pembelajaran, melaksanakan pembelajaran,
dan penilaian.
3) Mengikuti pendidikan dan atau
pelatihan yang relevan dengan mata pelajaran yang diampu untuk dapat
meningkatkan kualitas pengetahuan, keterampilan, dan wawasan guru agar lebih profesional.
4) Memfasilitasi kegiatan
ekstrakurikuler pilihan berdasarkan minat dan potensi murid dalam segala bidang.
2. Unggul
a. Penalaran kritis: memiliki
rasa ingin tahu, mampu berpikir logis dan analitis serta mampu menganalisa dan
menyelesaiakan permasalahan berdasarkan data, literasi dan numerasi.
b. Kreativitas: mampu
mengekpresikan pendapat, menyampaikan gagasan secara kreatif dan menemukan
solusi atas masalah berdasar pemikiran yang rasional.
c. Menjadi pemimpin
yang unggul, bernalar
kritis, tangguh, dan percaya diri.
d. Mengembangkan ilmu
pengetahuan, teknologi, olahraga dan seni berdasarkan minat bakat serta potensi
murid melalui kegiatan intra, ekstra, dan kokurikuler.
e. Mewujudkan pribadi yang
unggul dalam proses pembelajaran, prestasi akademik dan nonakademik serta melanjutkan pendidikan ke
jenjang yang lebih tinggi.
f.
Mengikutsertakan murid untuk kegiatan lomba tingkat kecamatan
sampai tingkat nasional.
g. Mewujudkan murid yang unggul
dalam ilmu pengetahuan dan teknologi dengan memanfaatkan kemajuan teknologi.
h. Mengembangkan pribadi kreatif
bagi murid untuk bersaing sesuai perkembangan zaman.
3. Mandiri
a. Kemadirian: memiliki
kemampuan mengatur diri dan belajar, mengembangkan diri , serta berkontribusi
di berbagai situasi
b. Mampu mengkreasikan ide
gagasan yang dituangkan dalam tindakan atau karya yang berakar pada budaya
lokal dalam berkebhinekaan global.
c. Mewujudkan karakter mandiri
pada murid dalam melaksanakan
tugas dan kewajibannya.
d. Membina kemandirian murid
melalui kegiatan pembiasaan, pengembangan diri yang terencana dan
berkesinambungan.
e. Mewujudkan pembelajaran
dengan pendekatan atau model yang beragam.
f.
Melakukan pembiasaan bagi murid untuk melaksanakan tugas
dalam bentuk proyek.
4. Beriman
a. Keimanan dan ketakwaan
terhadap Tuhan Yang Maha Esa: individu yang memiliki keyakinan dan mengamalkan
ajaran agama/kepercayaan, berakhlak mulia, serta menjaga hubungan dengan Tuhan
Yang Maha Esa, sesama manusia dan lingkungan.
b. Terwujudnya warga sekolah
yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan
Yang Maha Esa.
c. Menanamkan, menumbuhkan
penghayatan, dan mengamalkan ajaran agama sebagai cerminan perilaku berbudi
pekerti luhur.
d. Terbentuknya warga sekolah
yang bertoleransi dan mampu menjaga keharmonisan secara personal maupun sosial.
e. Menanamkan pemahaman ajaran agama dan kepercayaan
secara benar serta menerapkan pemahaman tersebut dalam kehidupan
sehari-hari.
5. Peduli Lingkungan
a. Kesehatan: mampu menjaga
kesehatan fisik dan mental, menerapkan hidup bersih dan sehat, serta menerapkan
keselamatan di rumah dan lingkungan.
b. Meningkatkan kualitas sumber
daya lingkungan dengan melaksanakan perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup secara arif dan bijaksana.
c. Mewujudkan sekolah yang asri,
hijau, rindang, sejuk, bersih, nyaman sehingga dapat ikut serta dalam program
Sekolah Adiwiyata dan Sekolah Sehat dan Sekolah Ramah Anak.
d. Melaksanakan piket harian
kelas dan program Jumat bersih sesuai jadwal.
e. Membuang sampah pada tempatnya.
f.
Mengelola sumber daya air sekolah dengan baik.
g. Konservasi energi.
h. Menggalakkan penggunaan
transportasi umum.
i.
Mitigasi bencana.
6. Jujur
a. Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa: menunjukkan perilaku akhlak mulia dalam kehidupan sosial dengan mengembangkan sikap kasih sayang, kejujuran, keadilan dan tanggung jawab secara konsisten dalam kehidupan pribadi, sosial, dan akademik .
b. Mewujudkan warga sekolah yang jujur dalam berperilaku dan bersikap
di lingkungan sekolah maupun masyarakat.
c. Mewujudkan pola pikir anti korupsi.
d. Tidak mengambil yang bukan haknya.
e. Mengembalikan/menyerahkan barang yang ditemukan
kepada guru BK ataupun wali
kelas.
f.
Tidak menyontek dalam mengerjakan ulangan/asesmen.
g. Tidak melakukan plagiat (menyalin
karya tanpa menyebut sumber).
h. Membuat laporan berdasarkan data atau informasi
yang ada.
7. Aman
a. Mewujudkan sekolah
yang aman dan ramah bagi anak.
b. Mewujudkan pendidikan yang menjamin hak belajar bagi setiap
warga sekolah.
c. Memfasilitasi pembelajaran bagi murid berkebutuhan khusus.
d. Memfasilitasi pembelajaran dengan mengedepankan persamaan
hak.
e. Menerapkan sikap peduli dalam
proses pembelajaran, di mana setiap murid saling membantu.
8. Berbudaya
a. Kewargaan: bangga akan
identitas dan budayanya, menghargai dan mampu menjaga persatuan bangsa, serta mampu
berperan aktif dalam masyarakat, menjaga berkelanjutan kehidupan, lingkungan,
dan harmoni antar bangsa.
b. Pembudayaan S5 (Senyum, Salam, Sapa, Sopan dan Santun)
pada warga sekolah.
c. Melestarikan budaya kearifan lokal di Kabupaten
Semarang.
d. Mewujudkan budaya literasi di lingkungan sekolah.
e. Menciptakan budaya santun, penuh kekeluargaan, dan berwawasan
lingkungan.
f. Membiasakan budaya refleksi pada setiap akhir kegiatan.
B. MISI
Misi yang
dimiliki SMP Negeri 1 Ambarawa dalam rangka mewujudkan visinya adalah sebagai berikut:
1. Mewujudkan kerja sama yang harmonis antar warga sekolah
dan lembaga lain yang terkait dengan menciptakan partisipasi aktif orang
tua dan masyarakat dalam keberagaman.
2. Menjamin hak belajar setiap
anak tanpa terkecuali termasuk anak yang berkebutuhan khusus (inklusi) dalam
proses pembelajaran yang menjunjung
tinggi nilai gotong royong.
3. Mewujudkan pendidikan yang
mengedepankan pembentukan komunitas belajar.
4. Meningkatkan pembelajaran
yang mengembangkan murid yang unggul dalam ilmu pengetahuan dan teknologi
dengan memanfaatkan kemajuan teknologi untuk jenjang yang lebih tinggi.
5. Mengembangkan bidang ilmu
pengetahuan dan teknologi berdasarkan minat bakat dan potensi murid melalui
kegiatan intrakurikuler, ekstrakurikuler, dan kokurikuler serta
mengikutsertakan murid untuk kegiatan
lomba minimal tingkat
kecamatan sampai tingkat nasional.
6. Membina kemandirian murid
melalui kegiatan pembiasaan, pengembangan diri yang terencana, dan
berkesinambungan.
7. Meningkatkan pembinaan
pengamalan nilai-nilai keimanan
dan ketakwaan terhadap tuhan yang maha esa dalam membentuk murid yang taat menjalankan agama sesuai
keyakinannya.
8. Mewujudkan pendidikan dan
kegiatan belajar mengajar yang aktif, inovatif,
kreatif, kolaboratif, efektif serta menyenangkan untuk mengembangkan karakter
dan literasi murid secara optimal.
9. Mewujudkan kepedulian
terhadap lingkungan sehingga dapat ikut serta dalam program sekolah adiwiyata
dan sekolah sehat tingkat provinsi dan nasional dengan pengelolaan sumber daya
air di sekolah, pengelolaan energi, mitigasi bencana serta memelihara lingkungan
sekolah yang asri, hijau, rindang, sejuk, bersih, nyaman dan melestarikan
budaya kearifan lokal di wilayah Baran.
10. Mewujudkan warga sekolah yang
jujur dalam berperilaku dan bersikap di lingkungan sekolah maupun masyarakat
serta mewujudkan pola pikir anti korupsi.
11. Mewujudkan sekolah yang aman
dan ramah bagi anak serta pendidikan yang menjamin hak belajar bagi setiap
murid.
12. Mewujudkan budaya positif
bagi seluruh warga sekolah yang merupakan nilai-nilai atau keyakinan universal
di sekolah yang diperoleh dari tuntunan
dan teladan dari seorang guru.
C.
TUJUAN
Tujuan satuan pendidikan mengacu
pada Standar Kompetensi Lulusan (SKL) untuk jenjang
Pendidikan Dasar sebagaimana termaktub dalam Permendikbudristek No. 53 Tahun 2023 yang
mengatur tentang penyerderhanaan Standar Kompetensi Lulusan (SKL) serta
diperkuat dengan Permendikdasmen No. 10 Tahun 2025 yang mengatur tentang SKL
pada Pendidikan Anak Usia Dini, Jenjang Pendidikan Dasar, dan Jenjang
Pendidikan Menengah.
Selaras dengan
visi dan misi sekolah, perlu ditetapkan tujuan sekolah sehingga semua kegiatan
baik akademik maupun nonakademik dapat lebih terarah dan memiliki panduan yang
jelas. Tujuan tersebut meliputi:
1. Kolaborasi: menunjukkan sikap
dan tindakan peduli dan berbagi, bekerjasama
dalam keragaman dan berkontribusi dalam kegiatan bersama di satuan
pendidikan dan masyarakat.
2. Penalaran kritis: memiliki
rasa ingin tahu, mampu berpikir logis dan analitis serta mampu menganalisa dan
menyelesaiakan permasalahan berdasarkan data, literasi dan numerasi.
3. Kreativitas: mampu
mengekpresikan pendapat, menyampaikan gagasan secara kreatif dan menemukan
solusi atas masalah berdasar pemikiran yang rasional.
4. Kemadirian: memiliki
kemampuan mengatur diri dan belajar, mengembangkan diri, serta berkontribusi di
berbagai situasi.
5. Keimanan dan ketakwaan
terhadap Tuhan Yang Maha Esa: individu yang memiliki keyakinan dan mengamalkan
ajaran agama/kepercayaan, berakhlak mulia, serta menjaga hubungan dengan Tuhan
Yang Maha Esa, sesama manusia dan lingkungan.
6. Kewargaan: bangga akan
identitas dan budayanya, menghargai dan mampu menjaga persatuan bangsa,
berperan aktif dalam masyarakat, menjaga berkelanjutan kehidupan, lingkungan,
dan harmoni antar bangsa.
7. Terwujudnya kerjasama yang
harmonis antar warga sekolah dan lembaga lain yang terkait dengan menciptakan
partisipasi aktif orang tua dan masyarakat dalam keberagaman.
8. Terjaminnya hak belajar
setiap anak tanpa terkecuali termasuk anak yang berkebutuhan khusus (inklusi)
dalam proses pembelajaran yang menjunjung tinggi nilai gotong royong.
9. Tertanamnya karakter unggul
di bidang ilmu pengetahuan dan teknologi berdasarkan minat bakat dan potensi
murid yang diraih pada tingkat kabupaten, tingkat provinsi, dan upaya untuk
meraih prestasi pada tingkat nasional maupun global.
10. Terwujudnya kemandirian murid
melalui kegiatan pembiasaan, pengembangan diri yang terencana dan
berkesinambungan.
11. Terwujudnya keimanan dan
ketakwaan terhadap Tuhan yang Maha Esa melalui pengamalan ajaran agama sesuai
keyakinannya.
12. Terwujudnya kepedulian
terhadap lingkungan untuk dapat mempertahankan bahkan dapat meningkatkan
Sekolah Adiwiyata maupun Sekolah Sehat di tingkat provinsi bahkan nasional.
13. Terwujudnya warga sekolah
yang jujur dalam berperilaku dan bersikap di lingkungan sekolah maupun
masyarakat serta mewujudkan pola pikir anti korupsi.
14. Terwujudnya sekolah yang aman
dan ramah bagi anak serta pendidikan yang menjamin hak belajar bagi setiap
murid.
15. Terwujudkan budaya positif
bagi seluruh warga sekolah yang merupakan nilai-nilai atau keyakinan universal
di sekolah.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar